LIPUTANRAKYAT.COM| ACEH SELATAN – Komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai inovasi di lapangan. Salah satunya dilakukan Koramil 13/Kluet Timur Kodim 0107/Aceh Selatan yang menggandeng Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan para petani menggelar kegiatan kreativitas pembuatan pakan ternak organik di Desa Paya Dapur, Kecamatan Kluet Timur, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin Batituud Koramil 13/Kluet Timur, Pelda Isradi, tersebut menjadi langkah nyata dalam memberikan solusi kepada para peternak agar mampu memproduksi pakan ternak berkualitas secara mandiri dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar.
Selain lebih hemat biaya, metode ini juga mampu meningkatkan nilai guna limbah pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Dalam kegiatan itu, peserta diberikan pemahaman sekaligus praktik langsung mengenai teknik pengolahan pakan ternak organik berbahan dasar rumput, jerami padi, batang tebu, tebon jagung, serta berbagai jenis dedaunan hijau.
Bahan-bahan tersebut kemudian dipadukan dengan dedak padi, ampas tahu, bungkil kelapa, dan jagung giling sebagai sumber nutrisi tambahan sehingga menghasilkan pakan yang kaya gizi dan memiliki kualitas yang baik untuk pertumbuhan ternak.
Pelda Isradi mengatakan, penyediaan pakan berkualitas merupakan salah satu faktor utama dalam meningkatkan produktivitas peternakan. Menurutnya, banyak potensi bahan baku di sekitar masyarakat yang dapat diolah menjadi pakan bernilai tinggi apabila dikelola dengan cara yang benar.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan kepada petani dan peternak agar mampu membuat pakan ternak sendiri dengan biaya yang lebih murah, namun tetap memiliki kandungan nutrisi yang baik. Dengan demikian, produktivitas ternak dapat meningkat dan keuntungan peternak juga bertambah,” ujarnya.
Tidak hanya menyampaikan materi, Pelda Isradi bersama PPL juga memperagakan proses pembuatan pakan fermentasi atau silase. Teknik tersebut dinilai efektif karena mampu mempertahankan kandungan nutrisi pakan, memperpanjang masa simpan, serta menjadi solusi penyediaan pakan saat musim kemarau ketika ketersediaan hijauan mulai berkurang.
Menurutnya, inovasi sederhana tersebut diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat bahwa limbah pertanian bukan sekadar sisa hasil panen, melainkan memiliki nilai ekonomi yang dapat diolah menjadi pakan ternak berkualitas. Selain mengurangi limbah, langkah tersebut juga mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Pelda Isradi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan Koramil kepada masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak di wilayah binaan.
Sementara itu, Dandim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos, menuturkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan jajarannya merupakan bagian dari kreativitas satuan dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian masyarakat melalui sektor pertanian dan peternakan.
Menurut Dandim, pemanfaatan bahan-bahan lokal menjadi pakan ternak organik merupakan inovasi sederhana yang memiliki manfaat besar karena mampu menekan biaya produksi peternak, meningkatkan produktivitas ternak, serta mengoptimalkan potensi sumber daya yang tersedia di wilayah.
“Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui berbagai inovasi dan pendampingan, kami berupaya membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong lahirnya kemandirian di tingkat desa,” ujar Dandim.
Ia menegaskan, Kodim 0107/Aceh Selatan akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Sinergi bersama pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan seluruh elemen masyarakat akan terus diperkuat agar setiap potensi yang dimiliki daerah dapat dikembangkan secara optimal demi kemajuan Kabupaten Aceh Selatan.
“Pada prinsipnya, Kodim 0107/Aceh Selatan akan terus hadir dan menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. Melalui kreativitas dan inovasi yang dilakukan setiap satuan jajaran, kami ingin memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan,” tegas Letkol Inf Andrino Lubis.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan para petani dan peternak mampu mengembangkan usaha peternakan secara lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing. Inovasi pemanfaatan bahan-bahan lokal menjadi pakan ternak organik ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan.[Pendim Asel]







